Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Bandung kerap kali menjadi pelarian saya kala tak tahu harus kemana melepas penat saat akhir pekan. Macet? terkadang iya, tapi saya dan teman-teman biasanya cukup beruntung mampu mencapai Bandung dengan waktu tempuh normal. Kami punya sistem kalender untuk menerka kapan tol Cipularang macet atau lenggang. Ya...sesekali meleset, perhitungan kami tapi cukup akurat. :p
GH Universal Bandung

Baca selengkapnya »


"Kita coba rute ini saja, jalan ini tidak banyak yang tahu jadi bisa lebih tenang menikmati alam"

Penuh semangat saya menganggukkan kepala, setuju akan saran pemuda lokal yang menjadi pemandu saya menuju 2 air terjun yang sangat tersohor di Lombok Utara, di kaki Gunung Rinjani. Memang tak terlihat adanya loket atau penunjuk apapun di mulut jalan setapak yang beriringan dengan hamparan sawah. Maka dari itu, saat kembali nanti kita harus menggunakan jalur resmi untuk membayar tiket masuk, ujar sang pemandu.
 
Tiu Kelep

Baca selengkapnya »


Bagi warga Kelapa Gading, tak mungkin tidak mengenal Harris Hotel. Hotel berbintang pertama yang hadir di area Kelapa Gading dengan akses menyambung langsung ke Mall Kelapa Gading. Dahulu memang tak pernah terpikir bagi saya untuk menghabiskan malam di Harris. Kala itu, saya tinggal hanya berjarak 10 menit berjalan kaki dari Mall Kelapa Gading. Tahun 2012 silam, dalam rangka pernikahan adik saya, saya sempat bermalam di Harris. Sibuk ini itu sejak subuh tak menyisakan kesempatan untuk menikmati sedikitpun suasana Harris. Baru kemarin, saat saya sudah tak tinggal di kawasan Kelapa Gading, saya bisa menikmati suasana dan fasilitas dari Harris hotel. Tak berlebihan jika saya merasa Harris hotel Kelapa Gading unggul dari segi fasilitas dan servis dibanding hotel lain di kawasan Kelapa Gading.

Harris Hotel Kelapa Gading

Baca selengkapnya »


Mall Kelapa Gading punya banyak kenangan untuk saya. Dulu rasanya saya hanya menghabiskan waktu 5 menit untuk berjalan dari ujung mall ke ujung satunya. Kini mungkin saya harus berjalan 15-20 menit untuk berjalan dari ujung ke ujung. Bukan karena saya menua dan melemah , tapi Mall Kelapa Gading berkembang hingga mencapai 5 area. Dulu saat masih tinggal di Kelapa Gading, ada kalanya saya enggan menginjakkan kaki di mall yang super ramai ini, namun sejak pindah ke planet Bekasi, suasana ramai nan ricuh itu kadang saya rindukan juga. 
 
POP Hotel Kelapa Gading

Baca selengkapnya »


Dalam bahasa setempat si Ibu berujar sambil tersenyum. Entah apa yang diucapkan. Yang pasti, teman saya, Mas Edy memintakan izin untuk menitipkan kendaraan di rumah terakhir sebelum kami melanjutkan perjalanan menuju air terjun Kedung Peti. 
"Monggo Mas, silakan dititipkan di sini" Hanya sepenggal kalimat itu yang saya mengerti. Senyum tulus dari sang Ibu mengiring langkah kami di tengah kelabu sore. Lalu percakapan beliau dan Mas Edy berlanjut kembali dalam bahasa yang tidak saya mengerti. Namun dari gerak tubuhnya saya menebak kalau Mas Edy sedang menanyakan arah menuju Kedung Peti.
Kedung Peti

Baca selengkapnya »


Siapa tidak kenal Kelapa Gading. Salah satu kawasan perumahan yang menurut saya kini sudah berkembang layaknya kota mandiri. Puluhan tahun saya pun menyaksikan bagaimana wajah Kelapa Gading bersolek, cantik, buruk, cantik lagi hingga saat ini wajahnya sedikit buruk namun untuk kebaikan di masa mendatang. Mesin berat bergelimpangan hampir memakan seluruh ruas jalan yang menyisakan 1 jalan aktif untuk dilalui. Macet luar biasa. Tapi sepertinya penghuni kawasan Kelapa Gading telah terbiasa dengan kemacetan. Belum lagi pendatang-pendatang yang sekadar mampir menghabiskan malam sebelum beranjak pulang.
Harris Cafe

Baca selengkapnya »