DI SAWARNA SEMUA ADA : Legon Pari (25-27 April 2014)

By Ang Leonard Anthony - 13.21


Sekarang ini siapa yang ga tau Sawarna, desa di wilayah Banten, kecamatan Bayah. Desa Sawarna yang terpadu dan punya "sejuta" lokasi untuk dikunjungi, Pantai (pastinya), sungai, sawah, goa, olahraga ekstrem, sampe cerita mistis....you named it they have it.

Menurut Pak Ade (pemilik Homestay Widi tempat kita nginep) Wilayah Sawarna udah dilirik utk jadi potensi wisata sejak awal tahun 2000-an. Dengan pantai memanjang plus pasir putih, spot sunset dan sunrise, ditambah ombak besar, bukan cuma wisata lokal aja yang dateng, wisatawan asing pun banyak yang kagum2 sama wilayah ini.

Legon Pari


~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
Setelah blusukan di dalam Goa http://www.cool4myeyes.com/2014/05/di-sawarna-semua-ada-jangan-lalai-di.html. Tujuan selanjutnya adalah wilayah pantai bagian timur yang agak jauh dari desa pemukiman. Ada 3 pantai yaitu : Legon Pari, Karang Taraje dan Karang Beurem. Tiga pantai ini sebenernya nyambung jadi 1, cuma memiliki karakter pantai yang beda-beda, ketiganya juga bisa untuk ngeliat sunrise. Untuk menuju ke lokasi ini, ada 2 cara, yaitu dengan tracking (jalan kaki) +/- 3 Km atau dengan sewa ojek (harga sewa Rp 80.000,- PP). Banyak pertimbangan kenapa kita milih Ojek dibanding jalan kaki. Pertama, jalurnya menuju Legon Pari ini jalannya rusak dan berbatu. Kedua, waktu kita ga banyak, sedangkan lokasi yang mau dikunjungi cukup banyak. Ketiga, kalo ada yang gampang kenapa harus susah hahaha. Entah kenapa bbrp trip belakangan ini kita selalu berhubungan dengan ojek dan jalan rusak yang bisa bikin struktur isi perut berpindah tempat

Melintas Legon Pari
Pantai pertama yang kita singgahi yaitu Legon Pari.
Secara posisi, Pantai ini letaknya berada ditengah-tengah Karang Taraje dan Karang Beurum. Perjalanan sekitar 30 menit "berguncang" menahan badan supaya ga merosot kedepan atau nge-jengkang ke belakang, belum lagi horor-nya ngelewatin jembatan Leles, jembatan gantung yang paling rapuh dibanding jembatan lainnya di Sawarna. Setelah melewati jembatan ini, kita harus membayar tiket masuk sebesar Rp 5.000,-/ orang, walaupun ga sebanding dengan jalan yang rusak parah tapi masi sebanding  dengan indahnya pantai dan pemandangan selama perjalanan. Mulai dari sawah hijau berbukit, hutan kelapa sampe ke barisan 3 pantai yang indah itu.

Menuju Legon Pari
Menuju Legon Pari 2
Legon Pari ini seperti teluk atau cerukan besar, kabarnya dulu di pantai ini bisa ditemuin ikan Pari, makanya dikasi nama Legon Pari. Istimewanya pantai ini, di sisi kirinya hamparan pasir putih yang landai, jadi kita bisa mandi di lautnya tanpa takut kena karang. sementara di sisi kanannya ada batu-batu karang yang ga terlalu tinggi, jadi bisa pijakan buat orang-orang yang mau mancing

Karang
Laut Lepas
Karang 2
Pantai Legon Pari ini juga spot untuk melihat Sunrise terbaik di Sawarna. Karakter pantainya yang landai dan ga terhalang bukit menjadi salah satu magnet buat pengunjung untuk rela bangun jam 4 pagi dan berbondong-bondong jalan kaki selama 1-1 setangah jam ngelewatin medan yang sulit, tergantung keadaan perut, semakn offside makan akan semakin berat dan lama jalannya :p. Tinggal berdoa aja cuaca bersahabat hihihi. 

Pasir Putih Legon Pari
Pesisir
Saran dari gw, buat pengunjung yang mau cari spot agak sepi, coba deh kesini. Karena lokasi yang agak jauh dari penginapan dan akses yang susah, setelah euphoria sunrise mereda, menjelang jam 10 pagi pantai ini mulai sepi. Cocok banget buat gw yang males motret dengan kerumunan orang hihihi. Bawa air minum yang cukup, karena sepenglihatan gw, warung disini cuma ada 1 atau 2. Tetep hati-hati, saat menuju ke lokasi (karena jalan berbatu yang bisa bikin motor slip beberapa kali) dan saat di lokasi, mandi di lautnya hati-hati karena arus balik ombak yang kadang ga terduga :). Intinya semua aman, semua seneng.

Adventure is Out There

  • Share:

You Might Also Like

0 comments