TEMPAT WISATA DI BANDUNG : BUKIT MOKO VS BUKIT KERATON

By Ang Leonard Anthony - 07.33

Media sosial adalah sarana promosi terbaik dan terampuh untuk saat ini. Salah satu contoh nyata adalah Bukit Moko dan Bukit Keraton (18-19 September 2014). Mungkin, dulu ke dua lokasi ini adalah tempat pesta para Jin, karena lokasinya yang jauh naik ke atas bukit. Tapi karena belakangan banyak yang mem-posting foto-foto di salah satu social media berbasis photo sharing, kedua bukit ini mendadak menjadi terkenal, menjadi tempat wisata di Banudng yang menjad incaran pengunjung untuk sekedar selfie dan pamer "Im at Moko/Keraton". Mungkin juga sebagai anak gaul, rasanya belum ditahbiskan jadi anak gaul kalau belum pernah selfie di 2 bukit ini.

Saya, tanpa bermaksud merebut gelar anak gaul dari remaja-remaja yang datang, hanya sekedar ingin memenuhi rasa penasaran saja, seberapa indahkah kedua bukit itu. 
City view dari Bukit Moko

1. Bukit Moko
Bukit ini sudah lebih dikenal sebelumnya dibanding bukit Keraton, namun pamornya menyeruak setelah nama Bukit Keraton disebut sebagi bukit Instagram. Karena kemiripan lokasi mungkin Moko "menikmati" imbas dari Bukit Keraton yang mendadak tenar itu.

Kami mengunjungi bukit Moko saat menjelang malam. Keputusan yang salah memang. Pemandangan yang bisa kami abadikan hanya kerlip lampu kota Bandung yang bisa terlihat dari ketinggian Bukit Moko di 1500 mdpl. Memang indah, tapi jika kita bisa datang lebih awal, kita juga bisa mengabadikan barisan gunung yang melingkari Bandung ataupun menanti senja terbenam di balik Gunung.
Mendung di atas Bukit Moko
Mengambil rute dari Jalan Padasuka (saung Mang Udjo) lurus sampai ketemu dengan Caringin Tilu. Jalurnya, semakin ke atas semakin menanjak sampai bertemu dengan belok arah kiri yang menanjak dengan penunjuk Warung Daweung. Untuk jalannya masih relatif aman dan rapi, hanya ada beberapa bagian saja yang agak rusak. Untuk kendaraan bermotor, disediakan lahan parkir di bagian bawah atau jika yakin, bisa langsung memarkirkan kendaraannya di halaman Warung Daweung. 
Jika cuaca cerah bisa menyaksiakn sunset
Daweung yang artinya bengong ini memang disesuaikan dengan kondisi yang bisa membuat kita termenung memandangi alam dari atas bukit sambil menikmati makanan dari warung ini. Pengalaman saya saat memesan makanan di Warung Daweung saat weekend "janganlah berharap terlalu banyak" hampir 1 jam kami di atas bukit, makanan tidak kunjung datang sampai akhirnya kami pulang pun tidak ada yang memanggil kami. Dimaklumi karena saat itu kondisi Bukit Moko memang super ramai.
Kota Bandung dari ketinggian 1500 mdpl
Sedikit saran dari saya, cobalah datang lebih awal untuk bisa mengabadikan pemandangan saat masih terang, saat matahari terbenam dan saat kota Bandung berkelap-kelip di malam hari. Untuk yang kurang kuat menahan dingin sebaiknya persiapkan jaket karena angin di Bukit Moko cukup kencang dan dingin. Saat saya kesana, agak sedikit salah kostum dengan celana pendek dan kaos tipis. Cukuplah membuat saya mem"buang angin" sepanjang perjalanan balik ke kota Bandung :p. Jika memungkinkan hindari weekend saat ke Bukit Moko karena dapat dipastikan kondisinya sangat ramai. Terakhir pastikan kondisi kendaraan dalam keadaan baik, cukup bahan bakar, karena tidak ada pom bensin selama perjalanan menuju Bukit Moko. Hati-hati juga dengan beberapa ruas jalan yang tidak memiliki pembatas.

2. Bukit/Tebing Keraton
Terletak di Kampung Cihagerem Puncak, Desa Ciburial dengan ketinggian 1200 mdpl di kawasan Dago, tebing ini memang tidak setinggi Bukit Moko tetapi menawarkan pemandangan yang berbeda dengan Bukit Moko. Jika di Moko kita di sajikan dengan landscape kota Bandung plus kelap kelip lampu kota, di Tebing Keraton kita akan disuguhkan pemandangan Taman Hutan Rakyat (Tahura) Juanda yang letaknya persis ada dibawah kita.
Taman Hutan Rakyat dari atas Bukit Keraton
Menuju ke Tebing Keraton lebih sulit dibanding Bukit Moko. Jalanannya lebih sempit dengan kemiringan yang lebih dahsyat dibanding Moko. Yang pasti kendaraan roda empat tidak bisa digunakan (bisa diparkirkan di Tahura) sehingga harus menggunakan motor. Belum lagi 1/3 jalanan terakhir menuju Tebing Keraton hanya akses jalan berbatu. Mengambil rute ke arah Tahura, persis didepan Tahura ada pertigaan, ambil arah kanan. Dari sini jalanan akan terus menanjak sampai ketemu dengan Warung Bandrek, belok kiri (ada papan petunjuk disini) sampai ketemu lagi dengan belokan kiri yang agak curam. Dari sini tinggal lurus sampai ketemu dengan area parkir untuk Bukit Keraton.  
Selalu berhati-hati karena pengamanan yang minim
Tebing Keraton awalnya dikenal sebagai Bukit Jontor karena letak batu yang mejorok ke depan seperti orang Jontor. Kenapa sekarang lebih dikenal dengan Tebing Keraton?? Versi mistisnya, karena menurut cerita penduduk dulu ada orang kesurupan di sini yang mengatakan nama lokasi ini harus diganti menjadi Tebing Keraton. Konon Bukit ini adalah "Keraton"nya mahluk halus. Versi indahnya Tebing Karaton dalam bahasa Sunda artinya adalah Kemegahan Alam. 

Saya, yang lebih menyukai pemandangan alam yang hijau lebih memilih Tebing Keraton di banding Moko. Yang saya sayangkan, dengan tarif masuk yang cukup mahal (11.000 untuk lokal dan 76.000 untuk turis asing) fasilitas di sini sangat minim. Pagar pembatas hanya berupa bambu yang ditancap ke tanah lalu diikat dengan tambang kecil itupun jarak antar bambu cukup jauh. Jadi untuk pengunjung yang membawa anak-anak sangat diharapkan untuk berhati-hati. Saya sendiri baru tahu kalau saya cukup phobia dengan ketinggian, alhasil saya mengurungkan niat saya untuk selfie di atas "batu jontor". Sepertinya batu sekecil itu akan protes jika diinjak mahluk sebesar saya.
Batu Jontor yang menjorok
Bukit Moko vs Tebing Keraton, keduanya menawarkan pemandangan yang indah asal kita bisa datang pada jam yang tepat dan kondisi cuaca yang baik. Tetap berhati-hati baik dalam berkendara atau saat di lokasi. Hindari bercanda berlebihan, jangan sampai foto selfie-nya bukan terpampang di media sosial tapi malah terpampang di sudut orbituari hihi. Rasa penasaran saya sudah terbayarkan. Ingin kembali ke sana? Menurut pendapat pribadi saya, sepertinya banyak bukit-bukit dengan pemandangan indah serupa hanya saja belum terekspos media. Terakhir, gelar Anak Gaul tetap akan saya berikan pada remaja-remaja ber-tongsis yang seliweran di ke-dua bukit itu. 
Jalan-Jalan Jeprat-Jepret

  • Share:

You Might Also Like

65 comments

  1. Kereen,, cant wait for next journey

    BalasHapus
  2. Pengen ngembangin bisnis studio fotografi?
    Wah, ni kita punya mesinnya nih. Epson Stylus Pro 9890.

    Plotter khusus dengan 9 warna untuk Fotografer Professional.
    Hubungi 082110339551. atau kunjungi www.plotter.epson.com

    BalasHapus
  3. Wahhh cakep ya bukit moko dan keratonnya.. besok sabtu jadi pengen ke bandung untuk hunting foto nih.. mumpung liburan..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Asal cuaca mendukung, pemandangannya bagus mba rizka :)

      Hapus
    2. Di photo sih keren ya, udah kesana biasa aja

      Hapus
    3. Di photo sih keren ya, udah kesana biasa aja

      Hapus
  4. Saya selalu gagal tuh kalau berburu sunset di bukit moko.. abisnya bandung sering hujan sih..

    BalasHapus
  5. Dua - duanya sama - sama cakep~ Tapi aku lebih suka sama bukit moko, karena bisa buat santai sekalian :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Bukit moko enak buat nyantai, tebinge keraton viewnya lebih asoy mas hehe

      Hapus
  6. klw agan butuh info tiket masuk wisata di bdg,hotel/penginapan/guest house bisa sy bantu cariin gan... trmasuk katering jg bisa sy siapkan..

    invite z gan..."go3milar_guiden_wisata"
    phone : 081222455407
    pin:5433bb3d

    BalasHapus
  7. punteun nitip pesen, jangan nyampah kalo maen ke bandung..

    BalasHapus
  8. Mau tanya, kalo buat ngecer kendaraan umum dari stasiun Bandung naik apalagi ya? Dan ke arah mana?

    BalasHapus
  9. hmm... klo aku lebih suka pemandangan dari bukit moko ntah pas sunrise atau sunset. Saat sunrise, udaranya sepoi2 dan tenaaaang bgt. Asal ga ujan ya.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kl tenang emang enak kak, tp kalo kaya pasar tumpah, tobatlah :p

      Hapus
  10. masih lebih keren tebing keraton ah ketimbang bukit moko

    BalasHapus
  11. kereeeen,
    udah sering dnger soal bukit ini tp blum kesampaian buat ksana -_-

    BalasHapus
    Balasan
    1. Datangnya jangan pas musim libur ya, pasti kaya cendol hehe

      Hapus
  12. sorry kak mau tanya
    "bukit moko" td diatas ambil rute dr jalan padasuka sampai naik keatas berapa jam ya kak . mohon rply
    weekend mau kesana mau tau estimasi ny aja ��.
    thanks

    BalasHapus
    Balasan
    1. Haloo, dr padasuka itu ga sampe sejam koq, ga jauh cuma jalannya berkelok2 dan agak menanjak jd harus extra hati2 aja. Selamat berlibur :))

      Hapus
  13. Mau tanya dong. Kl pake mobil kan gak bisa tuh lanjutin jalan ke tebing keratonya dan harus parkir di tahura. Kita naik motor buat lanjutin perjalananya??? Ada ojek dong di sana? Brp biaya ojeknya? Tolong info dong. Thanks

    BalasHapus
    Balasan
    1. Mas Yogi utk ojek banyak tersedia disana, tinggal negosiasi harga maunya PP atau sekali jalan. Waktu itu teman saya sekali jalan harganya 15.000,-. Kalo pp Brati 2x nya atau mungkin bs ditawar lagi :). Semoga membantu

      Hapus
  14. Bukit mokonya keren, tapi hati-hati jangan terjebak oleh tukang parkir yang memeras anda. Jika dia meminta uang parkir mobil 20 ribu atau lebih, tolak saja dan bilang harga tsb tidak masuk akal. 10 ribu juga udah kemahalan

    BalasHapus
    Balasan
    1. Terimakasih banyak atas informasinya, semoga berguna buat temen2 yang akan ke sana

      Hapus
    2. Terimakasih banyak atas informasinya, semoga berguna buat temen2 yang akan ke sana

      Hapus
  15. Apa perlu bawa air mineral + snack saat naek ke tebing keraton & Moco

    BalasHapus
  16. Keren kang Ang Leonard,, ikut membantu sedikit ya,,Aq sedia jasa sewa motor metic yaa,, barangkali yg mw maen ke bandung via travel/kereta.. bisa antar jemput hotel/travel.. hub aja kesini 0858.6149.0578..thx u

    BalasHapus
  17. indah banget sunsetnya di bukit moko ya

    BalasHapus
  18. Ya untuk makanan dan minuman bawa aja om. Masa disana cuman duduk2 aja. Tapi sampahnya bawa lagi.

    BalasHapus
  19. Untuk Sunrise bagus di tebing keraton.

    BalasHapus
  20. mau tanya pak Ang Leo, kalo pake motor matic aman gk untuk ke bukit moko atau tebing keraton ? ke2 lokasi tsb berdekatan atau tdk. ?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Salam Mba Riana, waktu itu saya pake matic, sebaiknya dipastikan dulu motornya prima, terutama remnya
      Selamat jalan-jalan mba :)

      Hapus
  21. iya lokasi ke 2 ny deketan ga

    BalasHapus
    Balasan
    1. beda lokasi mas, tapi ga terlalu jauh koq mas

      Hapus
  22. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  23. Pengen kesana,tapi gag tau akses jalan nya,cuma tau jalan lembang sama dago,itu masih satu arah apa beda arah dari kota,ada gag jalan alternatif selain jalan itu.

    BalasHapus
  24. Pengen kesana,tapi gag tau akses jalan nya,cuma tau jalan lembang sama dago,itu masih satu arah apa beda arah dari kota,ada gag jalan alternatif selain jalan itu.

    BalasHapus
  25. Info saya tau nya jl.lembang,sama dago,ada gag jl.alternatif.

    BalasHapus
  26. Dua -dua nya patut dikunjungi

    BalasHapus
  27. Hehe...jadi meski kunjungi 2-2nya aja ya? Kami belum pernah ke Bukit Moko nih, soalnya koq kayaknya jauh banget ke arah sana. Kapan2 mesti ke sana deh biar ga kalah sama anak2 gaul yang suka selpie pake tongsis ;)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Biar afdol mba hehehe, rute bukit moko emang lebih dahsyat dibanding tebing keraton mba, tapi aman koq. Jangan kalah sama anak2 gaul :p

      Hapus
  28. Bang saya vote bukit keraton hahahha :D saya lebih suka itu walaupun dia-duanya sama bagusnya :3 hehe
    travel malang Ponorogo

    BalasHapus
  29. Bawa anak usia 4thn buat berkemah dimoko aman tidak?pak..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Aman tidaknya sih tergantung yang ngawasin mba. Tapi menurut saya lebih baik jangan deh

      Hapus
  30. Kang mau tanya kalo spot.camping d bukit moko itu khusus atau bebas?

    BalasHapus
  31. Beberapa tempat wisata yang saya sukai seperti.

    - wisata jogja

    - wisata semarang

    - wisata lembang

    - wisata bali

    Menjadi daya tarik sendiri untuk menikmati alam indahnya indonesia.

    BalasHapus
  32. permisi,, mau nanya kalo dari bukit moko nya mlm masih ada ojek ap ngga ya untuk trunnya? terima kasih

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kalo dulu malam sih ga ada mas, ga tau kalo sekarang

      Hapus
  33. VIPQIUQIU99.COM AGEN JUDI DOMINO ONLINE TERPERCAYA DI INDONESIA

    Kami VIPQIUQIU99 AGEN JUDI DOMINO ONLINE TERPERCAYA DI INDONESIA mengadakan SEO Kontes atau Kontes SEO yang akan di mulai pada tanggal 20 Januari 2017 - 20 Mei 2017, dengan Total Hadiah Rp. 35.000.000,- Ikuti dan Daftarkan diri Anda untuk memenangkan dan ikut menguji kemampuan SEO Anda. Siapkan website terbaik Anda untuk mengikuti kontes ini. Buktikan bahwa Anda adalah Ahli SEO disini. Saat yang tepat untuk mengetest kemampuan SEOAnda dengan tidak sia-sia, hadiah kontes ini adalah Rp 35.000.000,-

    Tunggu apa lagi?
    Kontes SEO ini akan menggunaka kata kunci (Keyword) VIPQIUQIU99.COM AGEN JUDI DOMINO ONLINE TERPERCAYA DI INDONESIA Jika Anda cukup percaya akan kemampuan SEO Anda, silahkan daftarkan web terbaik Anda SEKARANG JUGA! Dan menangkan hadiah pertama Rp. 10.000.000. Keputusan untuk Pemenang Akan di tentukan dengan aturan kontes SEO yang dapat dilihat di halaman ini.

    Tunggu apa lagi? Ikuti kontes ini sekarang juga!

    CONTACT US
    - Phone : 85570931456
    - PIN BB : 2B48B175
    - SKYPE : VIPQIUQIU99
    - FACEBOOK: VIPQIUQIU99

    BalasHapus
  34. wah keren banget yah pemandangannya

    BalasHapus
  35. Waaawwww, foto punggungnya bikin meleleh >.<

    BalasHapus
    Balasan
    1. Itukan punggung om bukan panggangan, kenapa meleleh?

      Hapus
    2. hahahhahah maksudnya terpesona kali :D

      Hapus
  36. Kontes SEO BERLANGSUNG !!

    Total Hadiah 30 Juta Rupiah

    BDdomino.net Dengan Keyword : BandarQ Agen Sakong Judi AduQ Capsa Bandar Poker

    BdDomino
    Tanggal : 17 Juli 2017 sampai 2 Oktober 2017

    Selengkapnya : http://bddomino.org/kontesseo

    Tunjukan Kalau Kalian MASTERNYA SEO !!
    Saat yang tepat untuk mengetest kemampuan SEO Anda dengan tidak sia-sia.

    Tunggu apa lagi? Ikuti kontes ini sekarang juga!

    BalasHapus
  37. mau tanya bang, waktu itu sampe di bukit moko sekitar jam berapa? soalnya saya rencana mau ke bukit moko berangkat jam 11 malam dari st.bandung naik motor matic. kira2 treknya aman gak ya?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Saya sih sampe selepas maghrib. Kl jalan sih ga amannya krn banyak tanjakan curam aja. hrs ekstra hati2 apalagi malam kurang penerangan di sana.

      Hapus
  38. Mas mau nanya kalo jalan kaki ke tebing keraton dari parkiran mobil capek banget ga mas ? Trus tanjakannya curam ga mas? Butuh tips n trik menuju tebing keraton... soalnya aku mau ke sana sama temen2 ramean tapi bawa mobil

    BalasHapus
    Balasan
    1. Dari parkiran ga terlalu jauh koq mba, yang pasti pengemudi harus yg udah biasa dengan medan tanjak menanjak dan mobil harus prima

      Hapus
  39. Balasan
    1. Iya bagus2 alamnya walaupun ud rame banget

      Hapus