BASANTA AGRO ORGANIC, TEGALLALANG-BALI (PROSES PEMBUATAN KOPI LUWAK)

By Ang Leonard Anthony - 17.42


Untuk para pecinta kopi sepertinya wajib mengagendakan berkunjung ke Basanta Agro Organic di Tegallalang-Ubud. Bukan hanya bisa menikmati beragam kopi dengan kudapan asli Bali, kita juga bisa sedikit "study tour" mengenal jenis-jenis pohon kopi, coklat, ginseng, melihat pengolahan kopi secara tradisional dan yang paling menarik adalah tambah pengetahuan tentang pembuatan kopi Luwak. Saya sendiri yang bukan penikmat kopi sangat menikmati wisata kuliner dan wisata edukasi di Basanta Agro Organic ini.

Tempat memanggang biji kopi

Kopi Luwak adalah salah satu produk Basanta yang menarik untuk saya. Belakangan ini banyak sekali produk kopi instan yang mengatasnamakan kopi Luwak, entah benar atau tidaknya. Di Basanta terdapat ilustrasi bagaimana proses terciptanya kopi Luwak. Intinya, biji kopi apapun (Arabica, Robusta, dan sebagainya) yang dimakan oleh hewan Luwak dan mengalami proses fermentasi di dalam perut sang Luwak, dikeluarkan bersamaan dengan kotorannya, itu adalah cikal bakal biji kopi Luwak. Karena sang Luwak hanya memakan buah kopi dengan kualitas yang baik (buah kopi yang berwarna merah tanda sudah matang) jadi hasil akhir dari kopi Luwak ini pun memiliki kualitas yang baik. Biji kopi yang dikeluarkan bersamaan dengan kotoran hewan Luwak ini mengalami proses penjemuran dan pembersihan. Setelah bersih dari kotoran yang menempel, biji-biji kopi ini ditumbuk untuk membuang lapisan kulit yang paling luar jadi dijamin biji kopi ini bersih 100 persen dari kotoran Luwak.
Bunga dan buah kopi
Biji kopi Luwak yang telah dijemur dan dibersihkan
Penumbukkan biji kopi menjadi bubuk kopi

Sambil terus menjelaskan berbagai macam tumbuhan yang ada di kebun Basanta, sang pemandu yang langsung menyambut sejak kami turun mobil terus menggiring kami semakin masuk melalui jalan setapak di antara pohon coklat, kopi, ginseng bahkan beberapa jenis sayur pun ada ditanam di Kebun Basanta. Sampai kami tiba di pondok beratap rumbia sang pemandu mempersilahkan kami duduk. 

Menuju pondok-pondok di Basanta
Berbagai jenis tanaman di Basanta
Tak lama berselang kami disuguhkan 1 nampan kayu dengan 7 jenis minuman. 
Sang pemandu berujar

"silahkan dicoba beberapa jenis kopi, coklat dan teh hasil dari kebun organik kami, ini complimentary dari kami"
 
Complimentary drink

Wahhh.... 7 jenis minuman diberikan secara cuma-cuma untuk semua pengunjung Basanta, Rosella Tea, Lemongrass Tea, Tumeric Tea , Dark Chocolate, Ginger Coffee, Vanilla Coffee dan Dark Coffee plus keripik ketela khas Basanta. Karena penasaran dengan rasa dari kopi Luwak kami memesan 1 cangkir yang ternyata penyajiannya cukup unik untuk saya yang bukan penikmat kopi. Hampir mirip dengan kopi Vietnam, Air panas dituang di saringan yang berisi bubuk kopi Luwak, kita tinggal menunggu air kopi menetes hingga cangkir di bawahnya penuh. Warna kopinya memang tidak sepekat kopi pada umumnya namun aromanya sangat menggoda. Saya bukan penggemar kopi karena sesendok kopi saja masuk kedalam mulut, kepala saya pasti langsung pusing. Anehnya mencoba beberapa jenis kopi di Basanta ini tidak membuat saya pusing (apa karena GRATIS?? :p)
 
Penyajian kopi Luwak

Selain minuman, Basanta juga menyediakan menu main course yang kebanyakan di peruntukkan para vegetarian. Yang menarik adalah menu makanan ringannya yang merupakan modifikasi dari makanan tradisional Bali. Ditata dengan cantik sehingga tampilannya tidak kalah menarik dari menu appetizer hotel berkelas. Rasanya? rasa tradisional bercampur modern, ringan tapi nikmat. Kami pesan Lakla, jajanan pasar khas Bali dengan rasa gurih bertabur kelapa disiram saus karamel dan Basanta Choco Cake yang bentuknya mirip dengan pudding. Coklat cair yang dibuat setengah beku dengan kacang cincang sebagai alasnya plus saus karamel. Ingat, sebelum disantap, menu-menu ini wajib difoto karena Instagram-able banget :p
Lakla
Basanta Choco Cake


Basanta Agro Organic dengan udara sejuk khas dataran tinggi Ubud, berwisata sambil belajar tentang jenis-jenis pohon, terutama kopi. Menikmati alam Ubud di saung-saung sambil menyantap menu makanan tradisonal yang tidak hanya lezat di lidah tapi juga sedap di pandang plus menyesap nikmatinya kopi Luwak dan 7 jenis complimentary drink dari Basanta. 
Belanja oleh-oleh di Basanta
Jangan lupa pula untuk membawa pulang kopi atau teh nikmat ini ke rumah karena Basanta juga menjual produk-produk organiknya. Jadi,  untuk para penggila kopi, penyuka teh, pecinta alam wajib untuk berkunjung ke Basanta Agro Organic.
 
Basanta Agro Organic

  • Share:

You Might Also Like

6 comments

  1. Dan setelah baca tentang ini , jadi pengen ngopi lagi ...

    BalasHapus
  2. Tampaksiring Journey is a eco adventure company has esthablised Since 2014 that offers some of the famous rice field, sacred Tirtha Empul Temple and village life of tampaksiring. The Cultural landscape of tampaksiring is located 30-Minute northward drive from both ubud tourism centre and the Kintamani area edge lake batur. The Tampaksiring Journey is a set of Adventure Packages, all take place in the heart of the ancient balinese civilisation, and which today remains a lively countryside.

    Tampaksiring Journey Options Tours Packages :

    1. BALI RICE TREKKING.
    Walk,talk and picnic among Bali rice field approximately 3 hours and its distance is 12 KM. Visit local village House, plantations, temple and observe the village live. Feel the gentle breeze and warm sun as you sip the natural goodness from a fresh young coconut.

    -Activities Of Bali Rice Trekking Tour : Ploughing Activitiy, Planting rice, Walking in the rice terrace, Visit a traditional Balinese house, Visit at Subak Temple, Ejoy with young coconut in the rice field, a holy bath/purification at Tirtha Empul Temple and Lunch (ala-carte) in restaurant pangkon Bali.

    -Includes : Return Transfer hotel, Coffee/tea, Balinese cake, Mineral water, Young coconut, T-shirt change for Ploughing, Fresh towel, Sarong for holybath/purification, Free Entrance at Tirtha empul temple, Insurance and Lunch (ala-carte).

    2. BALI VILLAGE CYCLING.
    Cycle downhill for two and half hours through rural roads, plantation, balinese house, rice terrace and temple. inhale the fresh air, feel the unique spirit and experience the magic of rural Bali.

    -Activities Of Bali Village Cycling Tour : Paigumang Bali Temple, Cycling at the Forest, Rice field, Manukaya Village, Visit a tradisional balinese House, FINNISH at Tirtha Empul Temple (holybath/purification activity) and Lunch (ala-carte) in restaurant pangkon Bali.

    -Includes : Return Transfer hotel, Coffee/tea, Balinese cake, Mineral water, Young coconut, Mountain bike+helmet, Free Entrance at Tirtha empul temple, Fresh towel, Insurance and Lunch (ala-carte). Eco cycling bali . And
    Bali rice trekking

    BalasHapus
  3. Mesin kopi eropa untuk membuat kopi ternikmat kini hadir di indonesia, silahkan klik Mesin Kopi Eopa Ternikmat. salam sukses. :)

    BalasHapus
  4. Ampura niki...yang benar itu "laklak", sesuai aksara Balinya...

    BalasHapus