LEBIH DEKAT DENGAN DUNIA FAUNA DI BALIZOO

By Ang Leonard Anthony - 13.36


Seekor gajah menghadang kendaraan kami, tepat didepan kami. Dari kaca depan kendaraan kami hanya bisa melihat 4 kaki menjejak kokoh sebesar batang pohon dan belalai yang berayun. Bukan hal yang biasa, kami bisa berhadapan dengan hewan liar di jalan umum. Ya, gajah ini melintas di jalan masuk ke villa tempat kami akan bermalam. Memaksa kami untuk memundurkan kendaraan agar si gajah bisa melintas. Saat kami membuka kaca jendela barulah kami melihat sang pawang yang melambaikan tangan sambil tersenyum. Dia duduk di antara punggung dan kepala si gajah sambil memegang telinga gajah. Di belakangnya, tepat di punggung gajah, seorang gadis berambut pirang menyeringai tersenyum ke arah kami.
Meerkat, salah satu koleksi Balizoo
"Saya mau ke kebun binatang"
 
Gelak tawa yang saya dapat sebagai jawaban dari teman-teman. Begitu banyaknya tujuan wisata yang memukau di Pulau Dewata lalu kenapa harus ke kebun binatang? Mungkin begitu yang ada di benak teman-teman saya. Saya pun sebenarnya berpikir bahwa ini adalah ide gila untuk mengajak teman-teman ke kebun binatang. Kebun Binatang Ragunan yang notabene 1 kota dengan saya saja baru 1 kali saya kunjungi. Tapi gajah yang melintas tadi sepertinya berhasil menumbuhkan rasa penasaran saya akan kebun binatang di Bali. Terlebih saat saya menanyakan ke staff The Sanctoo Villa, kebun binatang Balizoo hanya berjarak beberapa langkah dari lokasi villa. Dengan pemilik yang sama, tak heran gajah-gajah ini juga menjadi daya tarik sendiri untuk tamu-tamu hotel.
Gajah yang membuat saya penasaran akan Balizoo
Singkat cerita, siang itu saya berjaya. Keinginan saya mengunjungi Balizoo dikabulkan teman-teman. Staff The Sanctoo mengantar kami menggunakan mobil golf melalui jalan pintas yang tadi dilalui si gajah. Saya cukup kagum saat antri di loket Balizoo, ternyata banyak turis lokal yang berminat mengunjungi kebun binatang seluas 12 hektar ini. Kawanan burung tropis menjadi primadona di dekat loket. Segerombol anak kecil berteriak-teriak ingin berfoto dengan burung warna-warni. Kasihan memang sepertinya burung-burung itu terlihat sedikit lelah meladeni sesi foto yang tak kunjung usai.
Burung tropis yang digandrungi anak-anak
Setelah melewati gerbang Balizoo, seperti bocah yang baru pertama kali menginjakkan kaki di dunia hewan, saya menatap peta yang diberikan oleh petugas loket, bingung bercampur penasaran memilih jalan mana yang harus dilalui lebih dahulu.


Gerbang utama Balizoo
Berbagai macam buaya yang saya jumpai pertama kali. Hanya berbatas kaca antara saya dan buaya. Di Balizoo pengunjung memang dapat merasa sangat dekat dengan hewan-hewan. Di Kandang harimau bahkan pengunjung bisa ikut memberi makan harimau-harimau, berbatas kaca besar dan jeruji-jeruji besi. Harimau Benggal terlihat gagah hilir mudik memamerkan pola hitam putih pada tubuhnya. Saya akui harimau disini terlihat sangat terawat, bersih dan sehat.
Hanya berbatas kaca dengan hewan-hewan buas ini
Harimau Benggal
Memberi makan dengan pengawasan petugas
Mengamati tindak tanduk hewan dari dekat memang sangat menggemaskan. Kawanan Wallabi, hewan menyerupai kangguru namun berbentuk mini ini berhasil mencuri perhatian saya. Terkurung dalam kandang yang hanya setinggi pinggang orang dewasa, rasanya saya ingin melompat masuk, mengajak 1 Wallabi pulang. Belum lagi taman yang dihuni Hamster, hewan pengerat ini berlarian kesana kemari tak memedulikan lalu lalang pengunjung sambil sesekali menegakkan badannya memamerkan pipinya yang menggelembung penuh dengan makanan.
Hamster yang bebas berkeliaran
Wallabi yang tingginya tidak lebih dari lutut orang dewasa
Koleksi hewan di Balizoo terbilang cukup banyak dan beragam. Penataan jalan bagi pengunjung ditata dengan sangat baik. ;Matahari yang menyengat hampir tak terasa karena rimbunnya pepohonan yang menaungi sepanjang menjelajah Balizoo. Kandang-kandang hewan juga tak luput dari penataan yang apik. Kondisinya dibuat menyerupai habitat asli si penghuni kandang. Jarak antar kandang pun terbilang dekat sehingga tidak melelahkan bagi pengunjung walaupun harus berkeliling dengan berjalan kaki.
Nyaman dengan informasi yang lengkap
Suasana kebun binatang yang ditata dengan apik
Memang keputusan yang tepat untuk menghabiskan hari saya di Balizoo. Sedikit cooling down dari rute-rute treking berpeluh. Berjalan santai ditemani hewan-hewan di Balizoo, menambah wawasan tentang dunia fauna dan saya yakin teman-teman saya pun setuju bahwa Balizoo memang layak dijadikan salah satu destinasi wisata saat berkunjung ; ke Pulau Dewata. Buktinya gelak tawa mengejek kini berganti dengan senyum ceria yang tersemat diantara celoteh kekaguman mereka tentang Balizoo.
Map Balizoo
Catatan C4ME :
1. Jangan menyentuh dan memberi makan hewan tanpa pengawasan petugas
2. Baiknya menginjak karpet disinfektan untuk menjaga sterlisasi
3. Terdapat 2 resto, Resto Wana dan Elephant View Resto
4. Balizoo mempunyai paket Night at the zoo dengan fire dance sebagai puncak acara
BALIZOO
Jl. Raya Singapadu Banjar Seseh Sukawati Batuan Sukawati Gianyar Bali, Bali

  • Share:

You Might Also Like

7 comments

  1. Thank you very much for today because it has provided a very useful information .

    BalasHapus
  2. Kayaknya terakhir kali ke kebun binatang itu waktu aku masih duduk di kelas 6 SD. Udah lama bangeeet hahaha. Merasa belum minat lagi, karena suka sedih melihat kondisi hewan yang menjadi koleksinya. Cuma melihat postinganmu ini, aku jadi pengen main ke Balizoo. Soalnya hewan koleksinya terlihat terawatt, dan ada beberapa yang agak beda, seperti misalnya Wallabi. Lalu buaya nya juga, ini jenis yang belum pernah aku lihat langsung -moncongnya lebih ramping sejak dari rahangnya-. Dan enaknya bisa datang siang malam ya, karena ada night safari nya juga.

    BalasHapus
    Balasan
    1. berati harus cobain balizoo, koleksinya banyak dan banyak hewan-hewan unik. Kalo safari night bisa liat fire dance juga hehe

      Hapus
  3. Zoo nya Bagus, sangat recommended sekali kesana :)

    BalasHapus
  4. Komentar ini telah dihapus oleh administrator blog.

    BalasHapus
  5. Saya dua kali ke Bali Zoo ini koh. Terakhir april kemarin, klo sempat jadi kemarin sama kak eka, yawla dapat payung deh hahaha.
    BTW, lumayanlah yah buat jalan-jalan ganteng disini.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Enak jalan2 disini soalnya adem ya. Blom nyobain mandiin gajah disini tapinya kak

      Hapus